Showing posts with label motivation. Show all posts
Showing posts with label motivation. Show all posts

Wednesday, June 5, 2013

Priceless Things

"Enjoy the little things in life, for one day you may look back and realize they were big things"
-reading somewhere-

"Nikmati tiap momen atau pun hal-hal kecil yang kamu punya/alami hari ini. Suatu saat nanti kamu akan sadar ternyata itu semua adalah hal yang berharga."

Iya, ini yang sedang saya biasakan.

Setidaknya itu juga yang saya sadari hari ini, bahwa ada hal-hal kecil yang dulu saya rasakan dan mungkin terlihat sepele, tapi sekarang kalau dipikir-pikir, hal-hal 'kecil' itu ternyata punya arti besaaar.. Priceless!

Masih untung kalau momen atau hal-hal 'kecil' itu masih bisa datang lagi dalam hidup kita. Kalau jarang atau ngga akan pernah terjadi lagi?

Sebelum menyesal, nikmatilah tiap hal-hal 'kecil' yang kamu alami hari ini. Beri apresiasi dan rasa syukur yang dalam untuk itu semua :)

Jadi inget waktu dulu saya pernah posting tentang "Bahagia Itu Sederhana".

Ini linknya.

http://ayyayayayaaa.blogspot.com/2011/11/bahagia-itu-sederhana.html

Sekali lagi, bahagia itu memang sederhana :)

Tuesday, June 4, 2013

Pemenang Sejati

Pemenang sejati ialah ia yang mampu menaklukkan dirinya sendiri.

Ia menang atas egonya,

amarahnya,

ketakutannya,

keraguannya.

Ia juara yang sesungguhnya.


Tuesday, June 19, 2012

Just Do It Anyway

Berani, bukan berarti tidak memiliki rasa takut. Berani adalah tetap melangkah, walaupun dihantui rasa takut. Pada akhirnya, kamu akan benar-benar berani..

Kuat, bukan berarti tak pernah jatuh dan menangis. Kuat adalah tetap bangkit, meski berkali-kali jatuh dan merasakan perih. Pada akhirnya, kamu akan benar-benar kuat..

Yakin, bukan berarti tidak pernah ragu. Yakin adalah tetap konsisten berjuang, walaupun sering dilanda keraguan. Pada akhirnya, kamu akan benar-benar yakin tak tergoyahkan..

Ikhlas, bukan berarti tak pernah mempertanyakan kepahitan hidup. Ikhlas adalah terus berupaya melegakan hati. Sekalipun muncul pertanyaan-pertanyaan, kamu menyerahkan jawabannya kepada Tuhan. Hingga pada akhirnya, kamu akan benar-benar ikhlas..

Sabar, bukan berarti tak pernah letih dalam berusaha. Sabar adalah tetap berusaha sekaligus bertahan, meski keletihan itu mengujimu. Pada akhirnya, kamu akan terlatih sabar..

Tulus, bukan berarti tidak mengharap balasan sama sekali. Tulus adalah tetap memberi dan menebar manfaat. Sekalipun rasa pamrih itu datang, kamu hanya berharap kepada Tuhan. Hingga pada akhirnya, kamu akan benar-benar tulus..

Menjadi baik, bukan berarti tidak pernah berbuat salah. Menjadi baik adalah belajar mendewasakan diri dan bertanggung jawab ketika berbuat salah. Dari hal itu, kamu akan menjadi lebih baik dari waktu ke waktu.. 


Semua hal pasti butuh proses. Dan sebaik-baiknya proses menuju kebaikan adalah yang disegerakan sepenuhnya. 




weheartit.com

Saturday, May 12, 2012

Untuk Kamu Renungkan

Untuk kamu renungkan sebelum tidur:

- Sepanjang hari ini, kamu lebih sering bersyukur atau mengeluh?
Ingat, mengeluh adalah ciri orang yang tidak pandai bersyukur.

- Sepanjang hari ini, kamu lebih sering tersenyum atau cemberut?
Perhatikan ini: senyum bisa menarik semesta mendatangkan hal-hal baik datang kepadamu.

- Sepanjang hari ini, kamu lebih banyak menghabiskan waktu untuk hal produktif atau hal yang sia-sia?
Jika kamu anggap dirimu berharga, maka gunakan waktumu hanya untuk hal-hal berharga saja.

- Sepanjang hari ini, kamu lebih banyak membuat orang lain tersenyum, atau justru membuat mereka kesal?
Sebaik-baiknya manusia adalah yang senang memberi manfaat bagi sekitarnya.

- Sepanjang hari ini, kamu merasa semakin dekat kepada Tuhan atau semakin jauh dari-Nya?
Sadar diri. Kamu tanpa Tuhan, bukan apa-apa.

- Sepanjang hari ini, pikiranmu lebih banyak terisi oleh hal positif, atau hal negatif?
Berfikiran negatif itu melelahkan, berfikiran positif itu menyenangkan.

- Secara keseluruhan, pelajaran apa yang dapat kamu ambil dari hari ini?
Pasti selalu ada 'pesan' dan pelajaran yang ingin Tuhan sampaikan setiap harinya. Pahami!

- Secara keseluruhan, apakah hari ini kamu lebih baik dari pada hari kemarin?
Teruslah belajar menjadi pribadi yang baik dan lebih baik lagi.

Renungkan ini semua setiap malam, sebagai bahan introspeksimu....


Thursday, April 26, 2012

Sedihmu Pasti Ada Harganya


Kamu yang sedang merasa sedih, kamu yang sedang terpuruk, kamu yang dikecewakan oleh kenyataan, kamu yang rapuh, juga kamu yang masih diselimuti kebimbangan.. Ya, aku tahu bagaimana rasanya semua itu. Ayo ke mari. Kemarilah mendekat. Kamu tidak sendirian.

Menangislah di pundakku, jika kamu ingin meluapkan apa yang menyesakkanmu. Rangkul aku, jika itu bisa membantu menenangkanmu. Teriak di telingaku pun tak apa, jika itu bisa membuatmu lega.

Ya.. Aku tahu bagaimana rasanya itu..

Sekarang, mari sejenak tenangkan pikiranmu. Lepaskan semua yang membuatmu kalut. Perlahan-lahan, redam hatimu. Tenang dulu sejenak. Setidaknya beberapa menit ke depan..

Nah. Mungkin saat ini kamu sedang terpuruk. Entah karena ada yang menyakitimu, ada yang meninggalkanmu, atau ada seseorang yang harus kamu lepaskan. Bisa dibilang, inilah titik jatuhmu. Tak mengapa, asalkan kamu sadar sekaranglah waktunya untuk bangkit. Sekarang. Bukan nanti atau pun bukan esok hari. Sulit? Ya, aku paham. Tapi kamu bisa. Pasti bisa. Bukankah titik terendah dalam hidup seseorang adalah titik tolak menuju pencapaian tertingginya kelak?

Ayo bangkit! Mulailah melangkah. Berjalan, meski kamu harus tertatih. Cukup sekali saja melihat ke belakang. Jadikan itu bekal hidupmu kelak. Yang penting, jangan berjalan mundur. Jangan! Sekalipun ada kebahagiaan di situ, tapi itu sudah berlalu bukan? Masa depanmu yang jauh lebih bahagia ada di depan sana.

Mungkin kamu sudah mencoba bangkit, tapi masih kerap jatuh berulang kali. Begitukah? Ya, aku mengerti. Tak mengapa. Itu wajar. Yang tak wajar, jika kamu enggan bangun lagi dan memilih untuk tenggelam dalam kesedihanmu.

Ayo terus berjalan! Tepis semua yang membuatmu risau. Segala keraguan, kenangan, kebimbangan atau sakit hati mungkin kerap menghantuimu. Pasti itu semua melelahkan bukan? Ya, itu karena ada bagian hatimu yang belum lapang. Keadaan sekarang memang telah berubah. Terima hal itu. Maka ketika semua tidak lagi sama seperti dulu, yang kamu perlukan adalah menyesuaikan diri dengan keadaan sekarang. Ya, menyesuaikan diri! Butuh waktu? Pasti. Segala sesuatu butuh proses. Tapi tak ada kebaikan yang kamu dapat dari berlama-lama meratapi keadaan. Segera untuk pulihkan hatimu. Segera.

Sekarang, lihat di sekitarmu. Kamu tidak sendirian. Banyak yang siap mendukungmu. Keluargamu, sahabatmu, rekan kerjamu, atasanmu, bawahanmu, jangan tutup mata atas kehadiran mereka semua. Bahkan, orang yang tidak kamu kenal sekalipun bisa saja memberimu senyuman tulus. Buka mata dan hatimu. Ah iya.. Tuhanmu. Ingat Tuhanmu. Dia tidak akan meninggalkanmu. Dia menyayangimu melebihi daripada kamu menyayangi dirimu sendiri. Tuhanmu pasti mengirimkan orang-orang yang sedia membantumu melalui berbagai fase hidupmu. 

Nah. Ayo, percepat langkahmu! Ingat kembali impian-impian yang hendak kamu raih. Kejar semampumu. Nantinya, impianmu juga akan berlari mengejarmu. Kalaupun kamu harus terjatuh lagi.. Ah itu sudah biasa. Jatuh, bangkit, jatuh, bangkit. Sesekali berlari, melompat, atau kalau perlu istirahat sejenak. Yang penting bukan kembali mundur. Jaga ritme hidupmu. Jaga semangatmu. 

Sekarang, perhatikan ini. 

Akan ada satu saat di mana kamu tersenyum bahagia mengingat semua masa sulitmu. 

Akan datang masanya juga, kamu berterima kasih pada titik jatuhmu. 

Akan ada saatnya pula kamu tersadar bahwa ternyata kamu kuat. Jauh lebih kuat dari yang kamu kira.

Dan akan tiba waktunya juga, seseorang yang tepat datang kepadamu. Siap berjalan beriringan denganmu mengejar impian bersama.

Sekali lagi, semua sedihmu, sakitmu, lelahmu, dan perihmu sekarang, pasti ada harganya. Semua akan terbayar dengan kebahagiaan. Pasti!

weheartit.com


Friday, March 16, 2012

Quotes - Part 3

1.
Memaafkan mungkin sulit. Tapi hidup sebagai pribadi yang tidak pemaaf, akan terasa jauh lebih sulit.

2.
Jangan lemahkan hatimu. Kamu lebih kuat dari yang kamu kira. Jauh lebih kuat.

3.
Bahagia itu bukan terletak pada apa yang kamu alami dan apa yang kamu dapatkan. Tetapi, bahagia itu tergantung dari bagaimana kamu mensyukuri apa yang kamu alami dan apa yang kamu miliki.

4.
Segala sesuatu yang terjadi pasti atas seizin-Nya. Apa yang tidak terjadi pun pasti sesuai dengan kehendak-Nya. Tuhan punya alasan indah untuk kedua hal itu.

5.
Perlakuan buruk orang lain terhadapmu, bukan berarti pemakluman untukmu melakukan hal yang sama terhadapnya. Jika tetap demikian, kamu serupa buruk dengannya bukan?

6.
Balas dendam terbaik untuk orang yang menyakitimu adalah tetap berdiri tegar dan menghadiahkannya kesuksesanmu.

7.
Setiap masalah diciptakan berdampingan dengan solusi. Setiap cobaan yang hadir juga disesuaikan dengan kadar kekuatanmu. Lalu mengapa masih berputus asa?

8.
Yang baik belum tentu tepat. Ya. Pahami kalimat itu.

9.
"Prestasi sesungguhnya adalah ketika kamu memiliki banyak prestasi, tapi kamu tetap berada di jalan-Nya." -Agnes Monica-

10.
Jangan sampai hanya karena satu kesedihan, membuatmu lupa akan nikmat-Nya yang tak terhingga.

Friday, March 9, 2012

Cheers!!

weheartit.com

weheartit.com

Sunday, February 5, 2012

Quotes - Part 2

Apa yang kamu tangisi saat ini, bisa jadi akan sangat kamu syukuri suatu saat nanti.

Apa yang kamu benci hari ini, mungkin akan benar-benar kamu sayangi esok hari.

Apa yang kamu anggap benar sekarang, belum tentu demikian di lain waktu.

Apa yang kamu katakan mustahil saat ini, bisa sangat mungkin terjadi suatu saat nanti. Yang dikatakan mustahil itu kan hanya karena belum pernah terjadi.

Apa yang kamu anggap sebagai masalah besar, sesungguhnya hanyalah hal kecil setelah kamu mampu melewatinya. Itulah mengapa, seharusnya kamu tidak perlu takut terhadap masalah.

Tidak perlu mendramatisir keadaan atau masalah. Terkadang masalahmu tidak seberapa, tapi pikiranmu sendiri yang menjadikannya seolah luar biasa.

Orang yang kamu anggap 'bukan siapa-siapa' hari ini, bisa saja menjadi penyelamat hidupmu kelak. Jangan pernah menyepelekan orang lain.

Orang yang kamu katakan menyebalkan, bisa jadi tidak demikian aslinya. Kamu hanya belum cukup mengenal dan memahaminya saja.

Orang yang jahat di masa lalunya, belum tentu sama di hari ini. Begitu pun sebaliknya. Setiap orang bisa berubah kapan saja.

Seharusnya keinginanmu untuk mendapatkan banyak hal di masa depan, tidak menjadikan kamu lupa akan hal-hal yang sudah kamu dapatkan sekarang.

Semoga apa yang kamu inginkan saat ini, benar-benar akan kamu jaga dan syukuri setelah mendapatkannya kelak. Karena kebanyakan orang lupa bersyukur, justru pada hal yang dulu pernah ia perjuangkan dengan sungguh-sungguh.

~hidup itu penuh dengan perubahan sesuai fasenya. semua tergantung dari cara kamu memandang dan mensyukurinya~

Monday, January 23, 2012

Film Kehidupan

Salah seorang teman gue pernah nulis: 
"Cerita novel buatan Allah jauh lebih perfect dari pada novel buatan novelis berpengalaman sekali pun." –Ratih D.- 
*kata-kata lo menginspirasi, Tih :D

Gue setuju banget sama kalimat di atas. Demikian halnya dengan kalimat "Film buatan Allah jauh lebih keren dibanding film buatan sutradara mana pun." (ini tanpa maksud menyepelekan kemampuan para sutradara loh ya.) Maksud gue di sini adalah film kehidupan atau novel kehidupan, di mana kita sendirilah yang jadi pemain utamanya. Gue jadi pemeran utama film kehidupan gue, dan orang-orang lain pun demikian dalam hidupnya masing-masing.

Gue ngerasa kagum dengan cara Sang Sutradara Kehidupan, mengarahkan jalan cerita kehidupan kita dengan sedemikian rupa. Banyak ‘adegan-adegan’ nyata yang kita alami mulai dari yang menyenangkan, menyebalkan, menyakitkan, ngebingungin, sampe yang ngga disangka-sangka. Dulu gue kira kejadian si X berpapasan dengan si Y yang ternyata ibu kandungnya, cuma ada di sinetron Tersanjung. Dulu juga gue pikir kisah cinta super rumit nan lebay hanya ada di sinetron Cinta Fitri. Tapi ternyata eh ternyataaa.. semua adegan-adegan sinetron itu (kecuali sinetron manusia terbang sama elang-elangan itu ya) bisa menjadi amat nyata bahkan lebih unik dari pada di sinetron.

‘Adegan-adegan’ dalam kehidupan kita yang kesannya kebetulan dan berasa ‘dunia-kok-sempit’, sebenernya emang setting-an Allah. Segala sesuatu yang terjadi pasti atas izin-Nya, bukan? And everything happens for a best reason indeed. Sekalipun ada hal-hal buruk terjadi and it’s bringing you down, inget aja pasti ada alasan indah di balik kejadian itu. Misalkan, lo abis kehilangan sesuatu, pasti deh ada yang lebih baik yang udah disiapin Allah buat lo. Yakin. Skenario Allah tetap yang terbaik kok.

Terus gimana dengan akhir dari ‘film’ kita? Happy ending atau sad ending? Yaa.. Semua orang juga maunya happy ending lah yaa. Bahkan ada yang bilang “God only makes happy endings. If it's not happy, then it's not the end!”.

Yang jelas, bagaimana ending dari hidup kita bisa kita tentukan dari sekarang. Just do the best to get your happy ending and let God do the rest J



Eh kalau diibaratkan film, kehidupan gue masuk dalam genre film apa ya? Komedi, horror, atau apa? Mari kita analisa ya. Tsaaah.. Penting abis ye.

Nah apakah hidup gue masuk dalam genre film komedi? Bisaaa.. Dalam kehidupan gue lumayan banyak hal lucu yang bisa bikin gue ketawa. Bahkan hal-hal yang ngga lucu dan ngeselin aja, bisa bikin gue ketawa. *tapi nangis dalam hati :p

Drama? Bisa jugaa. Siapa sih di dunia ini yang tidak pernah mengalami masa-masa nangis bombay dikarenakan peliknya kehidupan? Yah namanya juga lika-liku kehidupan ya.. (sok asik nih bahasa gue)

Ok, next. Horor? Oh please, yang ini jangan. Kalo kehidupan gue bergenre horror, berarti gue jadi kuntilanaknya gitu? Hiiih! No!

Film action? Oh rasanya tidak. Selama hidup, gue jarang (dan jangan sampe) berhadapan dengan adegan kekerasan kaya tembak-menembak gitu. Tapi kalo adegan ditembak sih gue sering. Muahahaha.. #preeeeet #hoeeeeek #abaikan

Film kolosal-heroik? Hmm.. Ga lah. Yakali gitu ya gue jadi pahlawan negara. Hehe.. Sape gueee..

Iya begitulah analisa-singkat-padat-dan-tidak-jelas dari gue. Someday, gue pengen menceritakan semua ‘film kehidupan’ gue buat anak-cucu gue. Gue dongengin mereka sebelum tidur gitu. Eh iya lucu juga kali ya kalo kehidupan kita semua masing-masing dijadiin film beneran biar bisa ditonton sama generasi keturunan kita selanjutnya. Ntar yang meranin karakter gue si Rianti Cartwrigth aja, ngga apa-apa deh. Hahaha! *sakarepmu lah, Ay..

Back to the topic. Yang jelas, setiap adegan dalam 'film kehidupan' kita pasti ada hikmahnya. Sekali lagi inget, skenario Allah pasti yang terbaik. Rencana Allah pasti indah :)

Wednesday, January 4, 2012

Quotes

1.
Berdamailah dengan tiga hal berikut; diri sendiri, orang lain, dan segala keputusan Tuhan. Sesungguhnya hanya yang berdamai, yang berbahagia.

2.
Tidak ada kata terlambat untuk berbuat kebaikan, asalkan dimulai dari sekarang juga.

3.
Syukurilah kesulitan. Karena terkadang kesulitan mengantar kita pada hasil yang lebih baik dari apa yang kita bayangkan. (@pepatah)

4.
Dunia pasti berubah, semua pasti berubah, namun berubahlah demi kebaikan dan mengikuti yang benar. (@pepatah)

5.
Lepaskan rasa sakit di masa lalumu. Dengan cara itu kamu bisa menggenggam masa depanmu.

6.
Sesungguhnya titik terendah dalam hidupmu adalah titik tolak menuju pencapaian tertinggi kelak. Bangkit!

7.
Seseorang tidak akan mendapat kebenaran apapun jika merasa dirinya yang paling benar. 

8.
Selalu ada pesan yang ingin disampaikan Tuhan dari setiap kejadian. Kita hanya perlu membiasakan diri untuk 'membaca' dan memahaminya.

9.
Terkadang bukan tentang siapa yang benar dan salah, tapi tentang siapa yang mau menurunkan ego dan siapa yang lebih memilih mengangungkan egonya. 

10.
Apa yang baik menurutmu, belum tentu baik menurut Allah. Juga apa yang buruk menurutmu, bisa jadi justru baik menurut Allah. Yakinilah sudut pandang-Nya adalah yang terbaik. 

Saturday, December 24, 2011

Jika Tuhan Suka Menyindir

Jika Tuhan Suka Menyindir:

Bersama dengan kekasih, kamu betah berlama-lama. Bersama dengan-Ku dalam do'a, kamu ingin cepat-cepat menyudahi?


Sehari tak bertemu dengan kekasih, kamu rindu tak karuan. Berkali-kali kamu tak menemui-Ku dalam sholat, tidak rindu sedikit pun?


Membaca novel dan majalah, kamu semangat melahapnya. Membaca ayat-ayat suci-Ku, kamu enggan menyentuhnya?


Menghabiskan uang untuk belanja dan foya-foya, kamu tak pikir panjang. Menafkahkan harta di jalan-Ku, kamu perhitungan?


Demi menemani kekasih pergi, kamu rela batalkan janji pertemuan lainnya. Demi menemui-Ku dalam ritual, tak mau korbankan hal lain sejenak?


Memuji kekasih, kamu pandai. Nama-nama indah-Ku, kamu tak tau?


Datang ke kantor, kamu usahakan tepat waktu, beralasan takut atasan. Terlambat menunaikan ibadah, kamu biasa saja?


Saat sakit, kamu meminta kesembuhan pada-Ku. Saat sehat, kamu berpaling lagi dari-Ku?


Saat susah, kamu datang memohon pada-Ku. Saat Ku beri sedikit kesenangan, kamu lupa pada Yang Memberi?




Itulah, jika Tuhan suka menyindir.

Tapi tentu saja Tuhan tidak demikian.
Ia punya cara yang lebih tepat untuk membimbing kita dalam naungan kasih-Nya.
Biar bagaimanapun, kita yang butuh Tuhan, bukan sebaliknya. Kita yang seharusnya tahu diri.
Saya pun sebenarnya sedang menyindir diri sendiri dalam tulisan ini, agar saya juga tahu diri :)

Monday, December 12, 2011

Jangan Menunggu

  1. Jangan menunggu bahagia baru tersenyum, tapi tersenyumlah, maka kamu kian bahagia.
  2. Jangan menunggu kaya baru bersedekah, tapi bersedekahlah, maka kamu akan semakin kaya.
  3. Jangan menunggu termotivasi baru bergerak, tapi bergeraklah, maka kamu akan termotivasi.
  4. Jangan menunggu dipedulikan orang baru kamu peduli, tapi pedulilah dengan orang lain, maka kamu akan dipedulikan.
  5. Jangan menunggu orang memahami kamu baru kamu memahami dia, tapi pahamilah orang itu, maka orang itu akan paham dengan kamu.
  6. Jangan menunggu terinspirasi baru menulis, tapi menulislah, maka inspirasi akan hadir dalam tulisanmu.
  7. Jangan menunggu ada proyek baru bekerja, tapi bekerjalah, maka proyek akan menunggumu.
  8. Jangan menunggu dicintai baru mencintai, tapi belajarlah mencintai, maka kamu akan dicintai.
  9. Jangan menunggu banyak uang baru hidup tenang, tapi hiduplah dengan tenang. Percayalah.. Bukan sekedar uang yang datang tapi juga rejeki yang lainnya.
  10. Jangan menunggu contoh baru bergerak mengikuti, tapi bergeraklah, maka kamu akan menjadi contoh yang diikuti.
  11. Jangan menunggu sukses baru kamu bersyukur, tapi bersyukurlah, maka bertambah kesuksesanmu.
  12. Jangan menunggu bisa baru melakukan, tapi lakukanlah! Kamu pasti bisa!

#ini gue dapet dari broadcast message. di akhir tulisan ada kalimat, "Jangan menunggu lebih lama lagi untuk membagi tulisan ini kepada semua orang, sehingga kita semua sadar bahwa Life is Beautiful" :)

Friday, December 9, 2011

Harmonisasi Logika dan Hati

Ini logika dan hati
Sengaja ku letakkan berdampingan
Biarkan mereka berdialog
Aku hanya ingin menyimak, tak ingin mencampuri
Sekian lama mereka bertengkar
Mungkin sekarang saatnya kompromi

Lihatlah bagaimana logika utarakan argumennya dengan tenang
Benar semua apa katanya
Juga dengarlah saat hati ucapkan persepsinya dengan lembut
Tak ada yang salah dengannya
Lalu kenapa titik temu itu tak kunjung datang?
Kenapa?
Haruskah salah satu dikorbankan?
Tapi bukankah keduanya penyeimbang diriku?
Terdiam mereka sejenak
Hening tanpa moderator
....

Hey..!
Lihat! Lihat itu!
Ada yang menari lincah sambil berbisik-bisik
Aha..! Dialah ego! Ya, ego!
Entah sejak kapan ia bersemai di antara mereka
Seringainya seolah mengejek
Tapi ini bagianku untuk mengusirnya
Ku ucapkan salam perpisahan kepada ego
Semoga ia tak akan rindu untuk berkunjung lagi
Semoga..

Logika dan hati kini tersenyum
Mereka berjabat tangan dalam kasih
Mengikrarkan janji perdamaian 
Serta melangkah bersama satu irama
Inilah yang ku sebut harmonisasi

Thursday, December 8, 2011

Mind-setting. Heart-setting.

Pernah ngerasa emosi atau sakit hati yang ngga ketulungan? Atau pernah berlarut-larut dalam kesedihan dan kegalauan? Intinya negative feeling deh. Hmm.. Everyone does, right? Pertanyaannya adalah apa ya penyebab kita bisa merasakan semua itu? Mungkin ada yang jawab ya karena ada orang lain yang jahatin kita, atau karena memang kita sedang berada dalam masalah atau kondisi sulit. Jadinya wajar aja kalo kita mengalami itu. Hmm.. Benarkah? Dulu gue pun juga menjawab seperti itu.

Beberapa minggu yang lalu, gue baca tweet dari Mas Jaya dan @ipphoright yang sebenernya udah pernah juga gue baca, tapi baru berasa jleb-nya sekarang. Isinya begini, "Sakit hati itu tidak akan terjadi kalau bukan diri kita sendiri yang mengizinkannya." Selain itu, dulu gue juga pernah baca kata-kata dari Mario Teguh atau Erbe Sentanu (gue lupa). Inti tulisannya, "Sayalah yang mengizinkan diri saya untuk sukses."

Nah!!

Kesimpulan yang gue dapet adalah, "Rasa senang, sedih, sakit hati, galau, bahagia, tenang, dsb hanya akan dirasakan oleh orang yang MENGIZINKAN hal-hal tersebut datang kepadanya. Orang lain atau kondisi/masalah sulit hanyalah pemicu, tapi tetep aja keputusan untuk memilih bahagia atau sedih ada di tangan kita sendiri."

Jadi kalo kita masih suka ngerasa galau atau sakit hati ngga jelas, sama aja dengan kita belum mengizinkan diri kita untuk bahagia. Dengan kata lain, kita (dengan sengaja) membolehkan diri kita untuk merasakan negative feeling itu.

Mungkin akan muncul pertanyaan, "Masa sih kalau lagi emosi atau sakit hati artinya diri kita sendiri yang mengizinkan? Itu kan suka datang dengan sendirinya, tanpa bisa kita handle. Lagian tiap orang pasti maunya pilih bahagia dong."

Menurut gue, sebagai manusia normal, wajar kalau kita bisa merasakan negative feeling itu. Tapi tidak wajar kalau kita berlarut-larut. Seharusnya negative feeling itu bisa SECEPATNYA kita netralkan dengan "mind-setting" dan "heart-setting" itu. Kenapa mesti dua-duanya? Emang apa bedanya? Berikut penjelasan (sok tau) dari gue: 

Mind---> logika, rasio. Heart ---> intuisi, perasaan

Mind setting ---> positive thinking. Heart-setting ---> positive feeling

Positive feeling and positive thinking will always attract good things surounding you

So, in my opinion, dalam kehidupan sehari-hari logika dan feeling harus dipakai secara seimbang dan ngga bisa digunakan salah satunya aja. Karena banyak hal di dunia yang ngga bisa diukur dengan logika, juga banyak hal yang tidak bisa kita ikutin berdasarkan perasaan aja. Memang ada saatnya di mana kita harus menggunakan salah satunya lebih dominan. Tapi, di situlah peran mind-setting dan heart-setting supaya kita bisa menggunakan logika atau perasaan kita dengan bijak.

Pertanyaan berikutnya adalah, "Terus gimana caranya men-setting hati dan pikiran supaya tetap positif?"

Tiap orang sepertinya punya cara yang berbeda. Ada yang harus menyendiri dulu untuk menetralkan pikiran hingga positif kembali, ada juga yang perlu meminta orang lain untuk mengingatkan. Yang jelas gimana pun caranya, harus bisa secepatnya back to positive. Dulu gue pernah menerapkan cara "membuang energi negatif di atas kertas". Yup, gue menulis segala macem uneg-uneg then buang ke tempat sampah. Terus gue anggep semua negative feeling itu udah ilang ke dalam tempat sampah. 

Tapi kalau sekarang gue lebih menerapkan semacam sosok "wasit" dalam diri gue. Nah sosok ini tugasnya memberi penilaian terhadap diri gue. Setiap saat gue akan selalu bertanya sama dia, "Ini gue lagi dalam aura positif atau negatif, Sit?"

Jadi si "wasit" ini perannya netral dan ngga boleh terpengaruh sama kondisi apapun yang sedang gue alamin. Dari situ barulah logika dan feeling gue harus bisa dinetralisir dan dikembalikan ke energi positive. Yang jelas ego juga mesti dituruniiiiin banget untuk bisa melihat segala sesuatu dengan jernih.

Btw, kok rasanya gue kaya punya banyak personality gini ya? Hehe.. Intinya gue cuma pengen men-setting pikiran dan hati, sehingga gue sadar bahwa apa yang gue rasakan itu sepenuhnya atas seizin diri gue sendiri.

Hmmm.. Mungkin akan ada yang berkata, "Yah kalau ngomong begini doang mah gampang. Tapi faktanya kan susah men-setting hati dan pikiran biar tetap positif."

Yup, gue juga ngga bilang ini gampang. Tapi biasanya sesuatu yang terasa sulit karena kita-nya yang belum biasa. Padahal kalau sudah biasa, lama-lama jadi bisa dan terasa gampang. Yang harus kita lakukan sekarang, hanya MEMBIASAKAN diri untuk men-setting pikiran dan hati ke gelombang positif, walaupun susah. Inget aja ini; kalau kita belum merasa bahagia, artinya diri kita sendiri yang belum mengizinkannya. Bahagia atau galau itu pilihan, bukan takdir. :)

Eh, dari tadi gue nulis apa sih? Kaya udah bener aja guenya. Haha.. Yaudah deh. Sekian saja.
Gue posting ini tujuannya hanya untuk share kok, bukan untuk menggurui. Lebih tepatnya gue posting ini buat mengingatkan diri gue sendiri biar ngga labil. Hehe.. 

~Salam Bahagia Untuk Kita Semua~ :D

Monday, November 14, 2011

Make Your Dreams Come True :)


Dua minggu yang lalu, tepatnya tanggal 27 Oktober, event seminar "Dance Your Dream" akhirnya terlaksana juga. Dalam acara ini, gue involve di bagian promo dan ticketing-nya. So much story deh kalau ngomongin persiapan acara ini. Mulai dari meeting plus coaching bareng Mas Rangga di Kali Malang, bolak balik kampus orang buat promo, begadang menjelang hari H, sampe deg-degan campur riweuh-nya waktu hari H.

Seminar ini sendiri ngebahas tentang how to reach your dreams, dengan pembicaranya Rangga Umara dan Ale Soul. Don't know them? Googling ya, cyiin.. They are great people exactly. Oke, Mas @RanggaUmara itu founder Pecel Lele Lela dan @aalesoul itu winner Indonesia Mencari Bakat 2. With the power of dreams, they can get success at young age. Saluuut!

Banyak ilmu yang gue dapet pas seminar waktu itu. Intinya jangan pernah takut bermimpi. Sebagian orang takut untuk punya impian, karena takut nanti bakal kecewa kalau ngga kesampean. Padahal kalau kata Nidji, "Mimpi adalah kunci untuk kita menaklukkan dunia". Dan Walt Disney juga bilang, "If you can dream it, you can achieve it." Artinya, kalau kita aja bisa memimpikannya, ya kita pasti juga bisa mewujudkannya. Yakin deh yakiiiin.. 

"Setiap orang punya kemungkinan tak terhingga untuk SUKSES." -Rangga Umara-
"Buatlah rencana hidupmu sendiri, atau seumur hidup kamu akan jadi bagian dari rencana hidup orang lain" -Rangga Umara- 

Mas Rangga juga bilang, impian-impian kita itu baiknya ditulis. Supaya jelas dan tergambar impian kita apa, cara mencapainya gimana dan ingin tercapainya kapan. Itu juga bagian dari visualisasi impian kita dan bisa menciptakan Law of Attraction supaya impian kita terwujud. Mas Rangga sendiri punya Dream Book yang dari dulu dia tulisin impian-impiannya di situ. Dan katanya udah banyak yang terwujud loh. Nah ayo coba mulai tulis semua keinginan-keinginan di Dream Book! Tulis sebanyak-banyaknya, spesifik dan update terus mimpinya! Gue juga dulu pernah bikin coret-coretan list impian gue, tapi masih berantakan dan ngga jelas. Nah beberapa bulan yang lalu gue udah bikin lagi Dream Book pribadi gue, dengan versi yang lebih cantik tentunya. Hoho..

Then, Mas Rangga said, untuk meraih impian, kita harus punya komitmen yang kuat. Yup, jangan sampe cuma punya impian tinggi tapi mood-mood-an buat mewujudikannya. Noh dengerin tuh, Ay! Pokoknya kalau udah mulai merasa males atau ngga semangat, coba buka lagi Dream Book kita, jadi bisa sekalian jadi reminder juga gitu. Dari situ langsung deh ACTION segera. Sekarang dan ngga pake 'nanti'!

"Setiap TINDAKAN belum tentu membawa HASIL, tapi tidak akan pernah ada HASIL kalau tidak ada TINDAKAN." -Rangga Umara-

Dan yang juga penting dalam wujudin mimpi adalah berdo'a. Supaya apa, kawan-kawaaan? Iyak pinteeer. Supaya terkabul dan berkaaah. Bismillah dan yakin deh bisa terwujud. Amiiiin..

Anyway, selain sesi sharing dengan para pembicara, ada juga sesi nulis impian di Dream Book raksasa. Jadi semua peserta seminar dipersilahkan buat menulis impiannya di buku super guede yang udah dipersiapin Mas Rangga. Rencananya kalau semua halamannya udah terisi, bukunya bakal mecahin rekor MURI loooh.


Oh ya selain itu, ada juga performance dance dari Ale Soul dan Lady Soul. Asli, keren banget! Ada perpaduan antara modern dan traditional dance. Jadi pengen nge-dance gitu gue. Haha.. Goyang gayung aje deh lo, Ay!

Kurang lebih itu ilmu yang dibagi pas seminar kemaren. Buat yang penasaran sama foto-foto pas event-nya, tenaaaang.. gue posting juga kok. *percaya diri tingkat tinggi*

sharing session wif Rangga Umara, Ale Soul, and Lady Soul

let's dance together


full team with guest stars



#NovemberMenulisBlog #Mimpi

Wednesday, November 2, 2011

Bahagia Itu Sederhana

Bahagia itu sederhana, kamu dapat membuka mata dan Tuhan mempertemukanmu dengan pagi kembali

Bahagia itu sederhana, oksigen masuk memenuhi ruang peparumu

Bahagia itu sederhana, kamu menerima telfon dari orangtua, menanyakan sudahkah kamu makan

Bahagia itu sederhana, kamu dan sahabat mentertawakan kebodohan, melakukan hal biasa menjadi luar biasa gila

Bahagia itu sederhana, kamu berbagi senyum dan sapa, menebar bahagia untuk sesama

Bahagia itu sederhana, mendapat teguran, kritikan, dan hujatan, banyak yang peduli kepadamu

Bahagia itu sederhana, kamu punya impian besar dan semangat yang tak kalah besar untuk mewujudkannya

Bahagia itu sederhana, kamu masih diberi waktu untuk bernafas

Bahagia itu sederhana, orang tua menasehatimu, memarahimu, juga tengah malam mereka mendo’akanmu dalam sholatnya
 
Bahagia itu sederhana, kamu bisa menurunkan ego, kamu punya daya untuk berbuat jahat pada orang lain, tapi tak kau lakukan

Bahagia itu sederhana, kamu tetap berbagi, sekalipun kamu sedang kekurangan

Bahagia itu sederhana, orang datang bercerita masalahnya padamu, kamu bisa dipercaya.

Bahagia itu sederhana, kamu dan dia saling menguatkan, memahami kekurangannya, belajar dari kelebihannya

Bahagia itu sederhana, kamu diberi tanggung jawab yang berat dalam pekerjaan, kamu dapat diandalkan

Bahagia itu sederhana, kamu mendoakan orang lain bahagia, kamu dermawan doa

Bahagia itu sederhana, kamu berdamai dengan diri sendiri, menerima kekuranganmu, menjauhi iri dan dengki

Bahagia itu sederhana, kamu punya keyakinan kepada Tuhan, iman di jalan-Nya

Bahagia itu sederhana, kamu lelap memasuki zona Alpha, kamu diizinkan untuk berjumpa dengan malam kembali

Bahagia itu sederhana, tidak perlu kamu cari, cukup kamu ciptakan sendiri dalam dirimu



Friday, October 28, 2011

Move On



Berjalanlah.. 
Terus berjalan. Jangan berhenti. Tak perlu menoleh ke belakang. Cukup sekali saja. Namun tetaplah berjalan. Berjalan saja. 

Tak perlu berlari untuk menghindari masa lalumu. Jangan juga berjalan mundur untuk meminta masa lalu datang lagi.

Ikhlaskanlah.. Berdamailah..

Legakan pikiranmu. Ringankan langkah menuju masa depanmu. 

Karena bahagia sudah menunggumu di depan sana :)

Friday, October 14, 2011

Life is...

Life is an opportunity, benefit from it. 

Life is beauty, admire it. 

Life is bliss, taste it. 

Life is a dream, realize it. 

Life is a challenge, meet it. 

Life is a duty, complete it. 

Life is a game, play it. 

Life is a promise, fulfill it. 

Life is sorrow, overcome it. 

Life is a song, sing it. 

Life is a struggle, accept it. 

Life is a tragedy, confront it. 

Life is an adventure, dare it. 

Life is luck, make it. 

Life is too precious, do not destroy it. 

Life is life, fight for it. 

(Mother Teresa)


#15harimenulisdiblog

Thursday, October 13, 2011

Surat dari Tuhan


"Surat dari TUHAN"

Kepada : Kamu
Tanggal : Hari ini
Dari : AKU
Perihal : Bersyukur

Ini AKU, 
Hari ini AKU yang akan menangani semua masalahmu..

Catatan:
Dan ingat,
Bila dunia ini menyodorkan masalah yang tidak dapat kau tangani sendiri, letakkanlah saja masalah itu di box-KU untuk AKU selesaikan. AKU akan menyelesaikan masalahmu sesuai jadwal yang AKU tentukan sendiri.

Semua masalahmu PASTI akan AKU selesaikan, tetapi sesuai jadwalKU, bukan jadwalmu.

Setelah semua masalahmu kamu letakkan dalam box, janganlah kamu khawatirkan. Sebaliknya, fokuslah kepada semua hal-hal baik yang sedang terjadi padamu sekarang.

Bila kamu terjebak kemacetan di jalan, janganlah marah, sebab masih banyak orang di dunia ini yang tidak pernah naik mobil seumur hidupnya. 

Bila kamu berhadapan dengan masalah di tempat kerja, berpikirlah bahwa masih banyak orang yang menganggur bertahun-tahun tanpa pekerjaan.

Bila kamu sedih karena hubungan keluarga, pikirkanlah orang-orang yang belum pernah merasakan mencintai dan dicintai.

Bila kamu merasa bosan dengan akhir minggu, pikirkanlah orang-orang yang harus lembur siang malam tanpa lembur untuk menghidupi keluarga dan anak-anaknya.

Bila kendaraanmu mogok dan mengharuskanmu jalan kaki, janganlah marah, pikirkanlah orang-orang cacat yang sangat ingin merasakan berjalan di atas kaki sendiri.

Bila kamu melihat di cermin rambutmu mulai beruban, janganlah bersedih, sebab mempunyai rambut merupakan impian bagi orang-orang yang dalam perawatan kemoterapi.

Bila kamu merenungi makna hidupmu di dunia dan merenungi tujuan hidupmu ini, maka BERSYUKURLAH karena banyak orang yang tidak punya kesempatan hidup yang cukup lama untuk merenungi hidup mereka..


~ini dapet broadcast message dari temen. langsung gue post supaya inget selalu tentang bersyukur~

Tuesday, July 19, 2011

Take It Easy

"Sesekali, anggaplah kehidupan kita seperti comedy show, maka kita akan selalu tertawa, bahkan saat masa-masa sulit sedang menimpa. Sebaliknya, jangan perlakukan hidup kita seperti drama, maka kita akan sering menangis, bahkan di saat tidak terjadi apa-apa dalam hidup kita." (Ayya Idris)

"Don't take life too seriously. You'll never get out of it alive." (Elbert Hubbard)
Intinya, ga perlu deh mellow-mellow, apalagi untuk hal-hal ga penting. Kalo pun ada masalah, ambil aja sisi konyolnya biar kita ga pusing.
Kalo ada orang yang benci elo, anggep aja dia fans berat elo. Kalo elo lagi sakit hati, anggep aja masih mending daripada sakit jiwa. Kalo elo abis diputusin pacar, anggep aja mantan elo lagi khilaf, entar juga tobat.
Just take it easy, cuy...! Hidup terlalu berharga untuk terus menerus diratapi. 
Sekian posting saya kali ini. Nite :)

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hosted Desktop